Liburan ini dijamin anak-anak lebih senang bersantai, bermain dan bersenang-senang. Namanya dunia anak-anak, dunia yang penuh dengan imajinasi dan permainan. Namun sayang jika kesukaan anak-anak tersalurkan lewat game di tablet/ipad yang mudah dibawa kemana-mana. Bukan berarti kita mesti menjauhkan anak-anak dengan dunia tekhnologi dan bukan berarti pula kita tidak mengenalkan gadget pada anak-anak sejak dini. Cuman kita sebagai orangtua mesti lebih berhati-hati dan waspada terhadap kekurangan dan keburukan gadget pada anak-anak.
Sebenarnya mengenalkan gadget pada anak bukanlah hal yang buruk, karena didalamnya pun terdapat berbagai kelebihan. Teknologi adalah realitas masa kini dan mesti tetap diperkenalkan pada anak sejak dini. bahkan tidak jarang ada beberapa anak yang tidak suka membaca buku cetak, ternyata dia lebih suka membaca lewat tablet. Informasi tanpa batas yang mampu disajikan lewat tablet mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi anak. Selain itu ada banyak tekhnologi yang didesain khusus untuk perkembangan kognitif pada anak. Sayangnya tidak semua permainan menyajikan sesuatu yang positif bagi perkembangan anak, anak usia 10 tahun ke bawah lebih cepat dan mudah meniru apapun yang ditampilkan dalam games, termasuk games yang banyak menampilkan adegan kekerasan. apalagi kalau dilakukan secara berlebihan, segala sesuatu yang berlebihan pasti akan berdampak negatif. Ada beberapa kecenderungan yang dapat mengubah perilaku mereka, diantaranya adalah:
1. Menurunkan kosentrasi pada anak
2. Menurunkan kemampuan anak untuk bersosialisasi dan kemampuan kecerdasan sosial yang kurang baik
3. Jika gamenya banyak menampilkan adegan kekerasan, akan berpengaruh pada karakter dan sifat anak yang mudah emosi, mempunyai ego tinggi dan lain-lain
4. mengurangi minat membaca dan menulis
5. mengurangi kemampuan anak untuk berpikir analitis. Kecanggihan gadget yang menghadirkan banya hal secara instan membuat anak cenderung manja dan enggan bersifat proaktif dalam mencari solusi atas masalah yang dialami
Untuk mengatasi berbagai ancaman tersebut, menjauhkan anak pada gadget bukanlah solusi. Penjelasan dan pengarahan dari orangtua dibutuhkan secara konsisten, kontinyu dan konsekuen. Ketika anak bermain gadget harus didampingi oleh orangtua,dengan alokasi waktu yang sudah ditentukan dan disepakati yakni 15-30 menit perhari. Konten yang ada pun harus disaring, bebas dari kata-kata kasar, adegan kkerasan, pornografi dan lain-lain.
Menciptakan suasana yang harmonis, komunikatif dan interaktif, agar gadget tidak merebut hati dan perhatian anak. Jangan jadikan gadget sebagai pengasuh anak, sehingga waktu anak lebih banyak bersama gadget daripada berkumpul bersama keluarga. Nikmati liburan dengan interaksi yang positif antara orangtua, anak, dan perangkat. selamat berlibur!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar